Mengenal Budaya Global di Festival Sastra 5 Budaya Universitas Al Azhar Indonesia


Thursday, 08 November 2018 11:00

Jakarta (06/11) – Suara riuh mahasiswa memenuhi ruangan auditorium lantai 3, diikuti oleh gemuruh tepuk tangan yang saling bersahutan. Di dalamnya sekelompok mahasiswa dari Program Studi Sastra Tiongkok Fakultas Imu Pengetahuan Budaya Universitas Al Azhar Indonesia sedang menampilkan teater apik kisah budaya Indonesia yaitu Malin Kundang. Dikemas dalam sebuah karya yang menarik, acara yang bertajuk “Festival Sastra 5 Budaya” ini merupakan program kerja  dari KMFIPB Universitas Al Azhar Indonesia yang kerap diadakan hampir setiap tahun kepengurusannya. Bekerjasama dengan civitas akademika kampus, acara ini tidak hanya melibatkan satu program studi saja. Namun, seluruh prodi yang tergabung dalam Fakultas Imu Pengetahuan Budaya yaitu Sastra Arab, Sastra Inggris, Sastra China dan Sastra Jepang turut berpartisipasi menampilkan buadaya yang mereka pelajari didalamnya. Dibuka oleh Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Prof. Dr. Ir Asep saefuddin M.Sc., acara ini juga dihadiri oleh dekan FIPB Dr. Faisal Hendra, M.Ed., jajaran dosen FIPB dan mahasiswa dari berbagai fakultas.

 

 

Dimulai dengan lomba pidato dan cerdas cermat yang bertemakan nasionalisme dan hari pahlawan, acara ini merupakan salah satu bentuk sinergi generasi muda dalam memperingati Hari Pahlawan, sebagai wujud cinta tanah air. Dalam sambutanya Rektor Universitas Al Azhar Indonesia sangat mengapresiasi acara mahasiswa yang menggambarkan keberagaman budaya di Indonesia. Beliau mengaku bahwa potensi mahasiswa untuk terus belajar budaya global sangatlah tinggi. Setiap mahasiswa harus terbuka untuk mempelajari budaya lain agar dapat bersaing secara global. “Please provide the best from you, because i know you can do that. Semoga sukses acaranya, prosesnya hingga akhir acaranya” ujar Rektor UAI ketika memberikan sambutan di awal acara. Beliau berharap agara kedepannya setiap budaya yang dipelajari juga mampu menjadi peluang untuk mengenalkan budaya Indonesia pada dunia.

 

Dilajutkan dengan sambutan oleh dekan FIPB, beliau mengatakan bahwa ada banyak pencapaian yang harus di apresiasi sejak berdirinya FIPB di UAI. Seperti yang terbaru ini ditahun 2017 adalah pergantian nama dari Fakultas Sastra ke Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya kemudian di tahun 2018 ini juga ada peningkatan jumlah mahasiswa yang terdaftar menjadi 188 orang. Tidak berhenti sampai disitu, beliau juga telah mencanangkan pencapaian untuk 2019 yang segera diaminkan serentak oleh mahasiswa yang hadir, yaitu pencapaian mahasiswa baru untuk keseluruhan FIPB sejumlah 385 orang. “Mudah mudahan semangat mahasiswa ini dapat memberikan prestasi untuk satu tahun kedepan” ujar beliau sebelum menutup sambutan yan diberikan.

 

Selain menampilkan berbagai karya mahasiswa dari tiap Program Studi yang ada, acara ini juga memberikan apresiasi bagi mahasiswa FIPB yang berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik. Apresiasi ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berlomba mencetak prestasi untuk kedepannya.