Antusiasme Orangtua atas Tren Program Penghafal Quran Usia Dini


Monday, 03 December 2018 13:00

SDI Al-Azhar 5 Kemandoran Jakarta Selatan, pada tahun ini menerapkan program Tahfidz sebagai bagian dalam program intrakurikuler. Sebelumnya, sekolah telah memiliki program Tahfidz sebagai kegiatan ekstra kurikuler. Pada 17-19 November 2018 ini, siswa peserta ekstrakurikuler diajak untuk mengikuti program Tahfidz Camp di Pesantren Ar-Ridho Sentul agar dapat lebih intensif meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan dengan didukung tenaga yang handal.

 

Tak pelak, program di atas juga diserbu antusiasme orang tua untuk mendaftarkan anak-anaknya. Antusiasme orangtua tentu tidak lepas dari pemahaman dan kesadaran orang tua akan masa keemasan anak untuk prosesmenghafal Al-Qur’an, dimana masa sebelum akil baligh menjadi masa keunggulan anak-anak dalam menghafal, karena di masa ini anak berada dalam kondisi yang dipenuhi dengan kesucian hati dan jiwa.

 

Beberapa dekade sebelum ini, para peneliti telah menunjukan hasil observasi tentang keunggulan membaca dan menghafal Qur’an, diantaranya Dokter Syaraf di Klinik Induk Florida, Al Qadhi menjelaskan bahwa mendengarkan Al-Qur’an  menambah kecerdasan bagi otak manusia, menurunkan depresi, dan mendapat ketenangan jiwa. 

 

 

Sesungguhnya dalam program penghafal Quran. terdapat nilai hakiki yang sedang dijalani sebagai pemegang amanah Allah atas putra-putri yang dititipkan. Hanya saja, orang tua selanjutnya perlu terus mengevaluasi niatnya, agar berada dalam koridor fitrah dan tetap memperhatikan kebutuhan anak-anak untuk berinteraksi sesuai kebutuhan usianya, sehingga dapat mencapai karakter individu muslim yang kuat dan berintegritas.

 

 

Ke depannya, kolaborasi lebih lanjut dari sekolah, orang tua dan para pihak terkait kelak akan menyempurnakan program penghafal Qur’an, baik di Al Azhar maupun di berbagai tempat lainnya di nusantara.

 

InsyaAllah kelak fitrah yang dicitakan para orang tua akan membawa kepada kemuliaan, diantaranya menjadi bagian dari keluarga Allah SWT, sebagaimana disebutkan dalam Hadits Nabi SAW bahwa, “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al-Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya”(HR. Ahmad).