Dalam upaya memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan risiko di lingkungan kerja, YPI Al Azhar menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Risiko bagi Pejabat Eselon pada Kamis, 9 Oktober 2025, bertempat di Aula TK/SD lantai 2, Kampus Al Azhar Kebayoran Baru.
Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini berjumlah 58 orang pejabat eselon II, III, dan Pimpinan Unit kerja di lingkungan YPI Al Azhar, antara lain Sekretariat, Direktorat Dikdasmen (Pendidikan Dasar dan Menengah), Direktorat Daksos (Dakwah dan Sosial), Direktorat Dikti , Diklat, dan Pengembangan Pendidikan (DDPP), Direktorat Keuangan, Inspektorat dan BUMY (PT USA & PT TAA)
Narasumber pelatihan Manajemen Risiko adalah Ibu Ita Sitasari, M.Si., CIFP, CRMP, ERMCP, seorang Risk Management Facilitator & Assessor Penilaian Risiko. Beliau memaparkan konsep dan praktik terbaik dalam penerapan manajemen risiko sesuai standar ISO 31000:2018.
Prof. Dr. Supardji Ahmad, S.H. M.H., Pengurus YPI Al Azhar bidang Dikti, Diklat, Pengembangan Pendidikan, dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menerapkan prinsip good governance di seluruh lini kerja. “Sebagai lembaga besar dengan bidang pendidikan, dakwah, dan sosial yang kompleks, kita perlu membangun budaya sadar risiko agar setiap kebijakan dan kegiatan berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan,”
Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu :
- Sesi 1 (pagi) membahas Konsep dan Identifikasi Risiko, mencakup urgensi penerapan manajemen risiko di yayasan, jenis-jenis risiko pada bidang pendidikan, dakwah, sosial, keuangan, dan tata kelola, serta latihan identifikasi risiko di masing-masing unit.
- Sesi 2 (siang) berfokus pada Analisis, Mitigasi, dan Implementasi Risiko, dengan fokus kegiatan peserta berdiskusi dan presentasi menyusun strategi mitigasi berdasarkan studi kasus nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Harapan dari kegiatan pelatihan manajemen risiko bagi pejabat eselon adalah peserta dapat;
- Memahami konsep dasar manajemen risiko dan penerapannya pada unit kerja masing-masing,
- Mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin dihadapi yayasan, dan
- Merumuskan langkah mitigasi untuk menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan atau reputasi yayasan pada publik.
Pelatihan ini lebih jauh juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun peta risiko yayasan yang komprehensif dan memperkuat sinergi antarunit dalam mengelola potensi risiko serta tantangan baik di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
YPI Al Azhar ingin menegaskan komitmennya melalui Direktorat DDPP untuk terus mengembangkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel yang berlandaskan nilai-nilai Islam, guna mewujudkan pelayanan pendidikan, dakwah, dan sosial yang unggul dan berkelanjutan.




