PAT 2025/2026, Prof. Jimly: Perubahan Adalah Sunnatullah. Kita Harus Siap Menghadapinya

Mengawali tahun ajaran 2025/2026, YPI Al Azhar mengadakan Pertemuan Awal Tahun pada Sabtu, 5 Juli 2025 di ruang utama Masjid Agung Al Azhar, Kampus Kebayoran Baru. Acara ini dihadiri oleh Pembina dan Pengurus YPI Al Azhar, jajaran eselon satu, pegawai, kepala sekolah, hingga guru-guru sebagai momentum refleksi dan penyemangat menyambut tahun ajaran baru yang lebih baik.

Ketua Umum YPI Al Azhar, Dr. Fuad Bawazier, MA dalam sambutannya mengingatkan kepada semua pihak agar senantiasa menguatkan adab, pendidikan, dan akhlak agar YPI Al Azhar benar-benar menjadi Uswatun Hasanah. Beliau mengucap syukur Alhamdulillah tahun ajaran 2024/2025 telah terlampaui dan bersiap menghadapi tahun ajaran baru. Bersyukur karena telah menorehkan beberapa prestasi diantaranya pencapaian Penerimaan Murid Baru sekolah cabang yang mencapai 100 persen.

“Saya mengingatkan untuk terus meningkatkan kualitas dan pelayanan di YPI Al Azhar. Saya juga memohon agar lingkungan sekolah Al Azhar menjadi green, dengan ditanami pohon. Selain bersih tentunya, dan juga sekolah-sekolah Al Azhar harus memiliki suasana yang friendly agar sekolahnya kondusif” ucap Dr. Fuad Bawazier.

Puncak dari acara pertemuan awal tahun ini adalah pembekalan yang diberikan oleh Ketua Pembina YPI Al Azhar, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie dengan tema “Semangat Berhijrah Dalam Peningkatan Kualitas Kinerja”.

Prof. Jimly mengingatkan kepada para pegawai YPI Al Azhar untuk tidak mudah berpuas dengan prestasi yang diraih karena dunia berubah dengan cepat. Oleh karena itu dibutuhkan semangat berhijrah dalam menghadapi perubahan.

“Dunia cepat sekali berubah terutama informasi dan teknologi yang berubah berkali-kali lipat lebih cepat. Oleh karena itu mari kita selalu memegang semangat hijrah. Dari gelap menjadi terang dan dari terang menjadi semakin terang, agar nama Al Azhar betul-betul menjadi gemilang” ucap Prof. Jimly.

“Kita harus berinovasi dalam rangka menghadapi perubahan, khususnya dalam menyiapkan pendidikan agar anak-anak murid Al Azhar bisa menjadi kader pemimpin di masa depan. Kita tidak boleh khawatir dengan perubahan karena itu merupakan sunnatullah” lanjut Prof. Jimly.